TANJUNGPINANG, KEPRI — Upaya percepatan digitalisasi daerah di sektor retribusi parkir mulai menguat di Kepulauan Riau. PT MSM Tiga Matra Satria (MSM Parking Group) bersama INPAM melakukan kunjungan ke kediaman Wali Kota Tanjungpinang untuk membahas skema transformasi pengelolaan parkir berbasis teknologi digital.
Pertemuan tersebut menyoroti kebutuhan daerah akan sistem parkir yang lebih transparan, terukur, dan akuntabel, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap tata kelola pendapatan asli daerah (PAD) yang profesional.
Parkir Digital Dinilai Jadi Kunci Transparansi PAD
Dalam diskusi yang berlangsung secara informal namun strategis tersebut, MSM Parking Group dan INPAM memaparkan konsep digitalisasi parkir terintegrasi, mulai dari pencatatan transaksi hingga pelaporan real-time yang dapat diawasi langsung oleh pemerintah daerah.
Sistem parkir digital dinilai mampu:
- Mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai
- Meminimalkan potensi kebocoran retribusi
- Menyediakan data parkir yang akurat dan dapat diaudit
Digitalisasi parkir juga dianggap sebagai sektor paling cepat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan PAD karena bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat.
Sejalan dengan Program Nasional P2DD
Inisiatif yang dibahas dalam pertemuan ini sejalan dengan agenda nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang mendorong pemerintah daerah mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan keuangan dan layanan publik.
Kota Tanjungpinang dan wilayah Kepri secara umum dinilai memiliki potensi besar untuk penerapan sistem parkir digital, mengingat tingginya mobilitas kendaraan di pusat pemerintahan, kawasan niaga, fasilitas publik, dan area pelayanan masyarakat.
Sinergi Teknologi dan Skema Pendukung Investasi
Kolaborasi PT MSM Tiga Matra Satria dan INPAM dalam pembahasan ini menitikberatkan pada sinergi antara penyedia teknologi, operator sistem, dan mitra pendukung pembiayaan, sehingga implementasi digitalisasi parkir dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Model yang dipaparkan menyesuaikan dengan kebutuhan daerah serta regulasi yang berlaku, dengan prinsip utama tidak membebani APBD di tahap awal, namun tetap menjamin optimalisasi pendapatan daerah.
Masih Tahap Penjajakan, Lanjut ke Kajian Teknis
Pertemuan di kediaman Wali Kota Tanjungpinang ini masih berada pada tahap penjajakan awal. Ke depan, hasil diskusi akan ditindaklanjuti melalui kajian teknis bersama perangkat daerah terkait, termasuk pembahasan regulasi, kesiapan infrastruktur, dan mekanisme implementasi di lapangan.
Baik pemerintah daerah maupun pihak MSM Parking Group dan INPAM sepakat bahwa digitalisasi parkir bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi bagian dari reformasi tata kelola layanan publik dan peningkatan kepercayaan masyarakat.
📞 Harga Palang Parkir Otomatis 2025
Mulai Rp28 juta/unit atau sewa Rp3,7 juta/bulan. Paket 1 In 1 Out & 2 In 2 Out tersedia. Konsultasi gratis survey lokasi Bandung & sekitarnya.
Hubungi WhatsApp 0851-0009-56600
Alamat: Jl. Cijaura Girang II Ruko 2 F, Bandung
🔥 Postingan Populer
- Bisnis dan Teknologi: Mengenal Lebih Jauh Mengenai Mesin X-Ray di Bandara
- Inovasi Palang Parkir Sulawesi: Solusi Efisien untuk Pengelolaan Parkir – Versi Baru
- Palang Parkir Padang, One Solution Full Sistem Modern – Versi Baru
- Palang Parkir Terbaik Surabaya Integrasi One Full System E-Money – Versi Baru
- Palang Parkir Surabaya, One Full Sistem Manless – Versi Baru
